Cara Kalibrasi Baterai Laptop (100% Berhasil)

Jadi untuk apa mengetahui cara kalibrasi baterai laptop? Ketika kamu sedang menggunakan laptop untuk mengerjakan tugas, tiba-tiba laptop tersebut mati tanpa ada peringatan dari Windows. Padahal terakhir kali kamu lihat, persentase baterai yang tertera menunjukkan angka 25%. Apa yang terjadi?

Jadi, meskipun kamu memang sudah sangat memelihara baterai laptop kamu dengan sebagaimana mestinya, namun kapasitas baterai tersebut tetap akan menurun seiring berjalannya waktu. Pengukur daya bawaan dari laptop akan memberikan estimasi seberapa banyak daya yang tersisa dan berapa lama laptop bisa menyala. Namun terkadang estimasi tersebut menunjukkan angka yang salah.

Teknik yang akan kami jabarkan berikut ini dapat dipraktekkan pada Windows 10, 8, 7, dan Vista. Namun pada dasarnya teknik ini bisa saja kamu terapkan pada hampir semua perangkat yang bekerja menggunakan tenaga dari baterai, termasuk juga MacBook versi lama.

Instruksi Dasar Kalibrasi Baterai

Cara Kalibrasi Baterai Laptop

Melakukan kalibrasi ulang pada baterai laptop kamu sesungguhnya sangatlah sederhana. Kamu hanya perlu mengisi daya pada baterai tersebut hingga penuh, kemudian gunakan laptop hingga daya hampir habis, kemudian isi ulang lagi dayanya hingga penuh kembali. Pengukur daya baterai pada laptop akan menganalisa seberapa lama baterai akan habis dan kemudian mendapatkan statistik yang jauh lebih akurat mengenai daya yang tersisa pada baterai.

Beberapa produsen laptop telah menyertakan alat untuk melakukan kalibrasi baterai secara otomatis untukmu. Alat tersebut biasanya akan membaca bahwa baterai laptop kamu telah terisi penuh, menonaktifkan pengaturan manajemen daya, kemudian membiarkan baterai digunakan hingga habis sehingga sirkuit internal dari baterai tersebut bisa mengetahui seberapa lama dayanya bisa bertahan. Kamu bisa mengunjungi website merek laptop kamu untuk mengetahui informasi mengenai alat ini.

Baca Juga  Cara Mendownload Video dari Internet di Komputer Mudah dan Praktis

Selain itu kamu juga bisa membaca buku petunjuk yang disertakan pada paket pembelian laptop. Setiap produsen mungkin memberikan alat atau prosedur yang sedikit berbeda untuk kalibrasi baterai. Beberapa produsen bahkan mengatakan bahwa hal ini kurang perlu untuk dilakukan pada perangkatnya, seperti Apple. Namun demikian, tidak salahnya untuk melakukan kalibrasi meskipun produsen laptop tersebut mengatakan tidak perlu. Hal ini hanya akan memakan sedikit waktu karena kamu perlu menjalani proses kalibrasi dengan siklus pengisian ulang daya.

Cara untuk Kalibrasi Baterai Laptop Secara Manual

Cara Kalibrasi Baterai Laptop

Meskipun sebagian besar produsen laptop telah menyertakan alat atau instruksi yang bisa diikuti, namun kamu juga bisa melakukan kalibrasi baterai secara manual tanpa menggunakan alat khusus. Prosesnya juga tak kalah sederhana.

Pertama, isi ulang daya pada baterai laptop kamu hingga 100%. Kemudian biarkan baterai tersebut hingga setidaknya dua jam dengan charger yang masih tersambung ke laptop. Hal ini akan memastikan bahwa baterai tersebut mendingin dan tidak panas dari proses pengisian daya. Kamu boleh bebas menggunakan laptop dengan normal selama tetap tersambung dengan charger tapi pastikan bahwa baterainya tidak terlalu panas.

Setelah itu, kamu bisa masuk ke pengaturan Power Management pada laptop dan tetapkan agar laptop secara otomatis masuk ke status hibernate pada tingkat baterai 5%. Untuk melakukan ini, kamu bisa buka Control Panel > Hardware and Sound > Power Options > Change plan settings > Change advanced power settings. Cari kategori “Battery” kemudian buka “Critical battery action” dan “Critical battery level. Jika kamu tidak bisa mengaturnya ke tingkat 5%, maka kamu bisa mengaturnya ke tingkat terendah yang diperbolehkan.

Terakhir, yang perlu kamu lakukan adalah cabut charger-nya dan biarkan laptopmu menyala hingga masuk ke mode hibernate karena kehabisan daya. Kamu bisa tetap menggunakan laptopmu seperti biasa ketika sedang menjalankan proses ini.

Baca Juga  Cara Mengatasi Laptop Lemot (Dijamin Ampuh)

Sebagai tambahan, jika kamu ingin melakukan kalibrasi tanpa menggunakan laptop, jangan lupa untuk mengubah pengaturan sleep-nya agar tidak mengganggi proses tersebut.

Kini laptop kamu seharusnya sudah menunjukkan pengukuran sisa daya yang lebih akurat. Tidak lagi mengejutkanmu dengan angka yang salah dan tiba-tiba laptop mati.

Kunci dari kalibrasi baterai adalah dengan membiarkan baterai bekerja mulai dari 100% hingga hampir habis, kemudian isi ulang lagi dayanya hingga 100% kembali, yang mungkin jarang dilakukan pada pola penggunaan sehari-hari. Setelah kamu melewati siklus ini, baterai tersebut akan mengetahui dengan lebih pasti seberapa sisa daya yang bisa digunakan dan melaporkan dengan hasil yang lebih akurat.

Leave a Comment