Cara Memasang atau Mengganti Kipas Komputer

Cara memasang atau mengganti kipas komputer sangatlah mudah untuk dilakukan. Mungkin untuk saat ini kamu lebih penasaran dengan mengapa komputer saya membutuhkan kipas ekstra, sementara komponen seperti prosesor atau kartu grafis masing-masing sudah dilengkapi dengan kipas?

Hal tersebut dikarenakan tidak hanya dua komponen itu saja yang menghasilkan panas ketika bekerja, melainkan hampir semua bagian dari komputer kamu menghasilkan panas. Dengan memasang kipas tambahan di case, maka komputer kamu bisa ‘bernafas dengan lebih lega dan aliran udara yang lebih banyak sehingga dapat menjaga performa komputer tetap stabil.

Promo Asus ZenBook Pro Duo Bhinneka - Banner

Apabila kamu merakit sebuah komputer, maka ada baiknya kamu menjaga mesin kesayanganmu tersebut dengan memberinya sistem pendinginan yang memadai agar semua komponen di dalamnya terhindar dari risiko overheat dan bisa memiliki usia pakai yang lebih lama.

Mengenali Gejala Kerusakan Kipas

Seringkali kipas yang kamu gunakan di komputermu tiba-tiba mengeluarkan getaran atau suara berisik. Dan tak lama setelah itu secara tiba-tiba pula kipas tersebut berhenti berputar atau mati.

Cara Memasang atau Mengganti Kipas Komputer

Perlu kamu ketahui bahwa, jika kamu tidak memasang kipas tambahan, jumlah kipas paling sedikit yang ada di dalam komputer ada 3-5. Kipas tersebut terdiri dari kipas prosesor, kipas kartu grafis, dan kipas power supply (PSU) yang masing-masing melekat pada komponen utamanya, lalu kipas exhaust dan kipas intake yang keberadaannya tergantung pada paket pembelian case. Kipas intake biasanya terletak di bagian depan case yang bertugas untuk memasok udara dari luar masuk ke dalam case sedangkan kipas exhaust biasanya berada di bagian belakang case dan bertugas untuk membuang udara panas keluar dari case.

Baca Juga  Begini Cara Screenshot PC Windows 7, Windows 8, Windows 10

Cara Memasang atau Mengganti Kipas Komputer

Apabila kamu menemukan salah satu dari kipas tersebut mati, maka hal pertama yang bisa kamu periksa adalah sambungan kabelnya. Apabila kabelnya tersambung dengan baik tetapi kipas tetap tidak menyala, maka kipas tersebut perlu diganti.

Memilih Kipas yang Tepat

Sebagian besar case komputer yang ada di pasaran saat ini menyediakan beberapa tempat kosong yang dapat kamu gunakan untuk memasang kipas tambahan. Apabila kamu merasa bahwa udara di dalam case terlalu panas atau kinerja komputer yang tidak stabil, maka kamu bisa menambahkan kipas. Satu hal yang perlu kamu pastikan sebelum membeli kipas adalah kecocokan ukuran kipas dengan slot yang tersedia di case komputermu.

Cara Memasang atau Mengganti Kipas Komputer

Kipas komputer tersedia dalam ukuran yang sangat beragam dan bentuk yang tak kalah variatif. Ukuran kipas yang paling umum digunakan adalah 120 mm dan 140 mm. Kipas yang bagus memiliki performa mengalirkan udara dalam jumlah besar serta tidak membuat suara bising. Beberapa produsen kipas juga kini telah mengeluarkan produk yang dilengkapi dengan sistem pencahayaan LED.

Memasang atau Mengganti Kipas

Sebelum memasang kipas, pastikan terlebih dahulu bahwa komputer kamu berada dalam kondisi mati. Kamu juga membutuhkan obeng dengan kepala plus untuk melepas dan memasang kipas baru.

Untuk melepas kipas lama dari komputermu, kamu perlu melepas semua sekrupnya serta melepas kabel dayanya. Jika kipas baru yang kamu beli tidak menyertakan sekrup, maka sekrup dari kipas lama tersebut bisa kamu pakai lagi.

Untuk memasang kipas, posisikan kipas tersebut pada tempat yang tersedia. Pastikan juga arah hembusan anginnya, biasanya kipas tersebut memiliki penunjuk arah ke mana angin dihembuskan. Cocokkan lubang sekrup yang ada di case dengan yang ada di kipas, kemudian kencangkan dengan sekrup.

Baca Juga  Cara Sharing Printer di Laptop/PC Windows Melalui WiFi/LAN

Cara Memasang atau Mengganti Kipas Komputer

Jika kipas sudah terpasang dengan mantap, selanjutnya adalah menghubungkan kabelnya. Sebagian besar kipas komputer dapat dihubungkan ke pc melalui konektor standar yang biasanya berupa 3-pin atau 4-pin. Selain itu ada juga konektor 4-pin MOLEX yang juga tak jarang digunakan pada beberapa model kipas. Sambungkan kabel dari kipas yang kamu gunakan sesuai dengan konektornya.

Selesai! Mudah, bukan? Nah perlu kamu ketahui juga bahwa kamu harus mengatur kabel kipas tersebut dengan rapi. Keuntungan dari merapikan kabel tersebut adalah aliran udara di dalam case yang lebih baik serta tampilan yang lebih bersih. Selain itu kabel yang diposisikan dengan rapi juga dapat terhindar dari risiko melilit kipas yang berputar dan menyebabkan kabel maupun kipas itu sendiri rusak.

Leave a Comment