Cara Overclock Laptop Intel dan AMD yang Pasti Berhasil

Sebelum mengetahui cara overclock laptop, kamu perlu tahu terlebih dahulu arti dari overclock itu sendiri. Overclock artinya mendorong performa dari komponen laptopmu, seperti processor dan VGA, ke tingkat yang lebih tinggi atau lebih cepat daripada bawaan pabriknya. Dengan cara ini, kamu bisa membeli processor yang tersedia dalam harga murah, kemudian meningkatkan performanya sehingga kamu bisa menikmati performa layaknya processor dengan harga yang lebih mahal.

Tentu saja proses overclock tidak sesederhana itu. Memang kamu bisa menikmati performa yang meningkat dibanding sebelumnya. Namun itu dengan catatan jika kamu melakukannya dengan tepat. Inti dari overclock adalah memiliki performa yang lebih tinggi namun juga tetap stabil agar bisa kamu gunakan tanpa masalah.

Cara Overclock Laptop: Pendahuluan

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, overclock membuat processor milikmu dapat bekerja dengan kecepatan yang lebih tinggi daripada rancangan pabrikannya. Sebagai contoh, sebuah processor Intel i7 diproduksi dengan kecepatan 2,80 GHz. Nah, dengan overclock, kamu akan membuat processor tersebut bekerja dengan kecepatan di atas 2,80 GHz.

Cara Overclock Laptop

Lalu kenapa produsen processor menetapkan angka tersebut sebagai kecepatan standar jika ternyata masih bisa dinaikkan lagi? Para produsen processor seperti Intel dan AMD merancang processor mereka dengan kecepatan yang ‘aman’. Itu artinya kecepatan tersebut dapat berjalan secara stabil dengan kebutuhan voltase yang tidak terlalu besar dan pendinginan secukupnya. Selain itu processor tersebut juga diharapkan bisa memiliki usia pakai yang sangat panjang jika ada pada batas ‘aman’ tersebut.

Karena, meningkatkan performa dari sebuah processor bukan berarti tanpa ada risiko yang muncul. Dengan meningkatnya performa processor, maka unit tersebut juga membutuhkan pasokan daya yang besar juga. Processor bisa berjalan dengan baik jika mendapatkan suplai voltase yang cukup. Sayangnya, semakin tinggi voltase maka semakin tinggi pula panas yang dihasilkan. Jika tidak diimbangi pula dengan sistem pendinginan yang memadai, processor milikmu bisa saja terbakar karena kepanasan.

Baca Juga  Bagaimana Cara Masuk Safe Mode Windows 10 Lewat BIOS?

Kenapa Harus Overclock Laptop?

Sebelum masuk ke proses cara overclock laptop, pertama-tama kamu harus tahu dulu kenapa kamu perlu menjalankan overclock. Jika kamu menggunakan laptop yang hanya digunakan untuk menjalankan aplikasi standar seperti office, browser, dan lainnya, maka kamu tidak akan bisa merasakan manfaat dari overclock.

Lain halnya jika kamu menggunakan laptop untuk menjalankan aplikasi berat yang sangat menuntut performa seperti gaming atau rendering, maka kamu bisa merasakan perbedaan dari peningkatan kecepatan processor, namun jangan berharap perbedaan yang signifikan. Misalnya game yang kamu jalankan memang berat, namun seringnya hal tersebut dikarenakan komponen grafis yang kurang memadai, bukan membutuhkan overclock di bagian processor. Tapi tetap saja kamu akan merasakan sedikit perbedaan performanya.

Nah aplikasi yang menuntut pemrosesan cepat adalah aplikasi yang akan sangat terbantu dengan overclock ini. Bahkan kamu bisa merasakan perbedaan yang signifikan dari peningkatan kecepatan processor ini. Editing foto dan transcoding video adalah contoh dari tipe aplikasi tersebut.

Risiko dari Overclock Processor Laptop

Overclock memang dapat memberikan peningkatan performa yang membuatmu semakin produktif. Tapi kamu tetap harus memperhatikan risiko seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya.

Panas merupakan salah satu musuh terbesar dari processor yang di-overclock. Suhu yang terlalu panas bisa mengakibatkan usia pakai processor yang semakin pendek. Pada umumnya, batas bahaya ketika menjalankan overclock pada processor adalah 86 derajat celsius. Suhu tersebut memang tidak akan secara langsung membakar processor milikmu. Namun hal tersebut akan sangat berbahaya dalam jangka panjang.

Cara Overclock Laptop

Musuh terbesar lainnya adalah tingkatan voltase. Sekali lagi seperti yang telah disebutkan sebelumnya, processor membutuhkan suplai voltase yang lebih tinggi untuk bisa bekerja dengan lebih cepat. Panas adalah salah satu produk yang dihasilkan ketika voltase naik, namun sayangnya bukan cuma itu masalahnya. Voltase yang terlalu tinggi bisa menyebabkan chip di dalam processor mati.

Baca Juga  Cara Membuat Mail Merge di Microsoft Word dan Excel

Nah jika kamu sudah memahami risiko dan pengertian overclock laptop, maka kamu bisa melanjutkan untuk menentukan apakah kamu ingin lanjut mengetahui cara overclock laptop? Jika iya, maka langsung saja masuk ke link ini.

Leave a Comment