Cara Overclock Processor Intel & AMD Terbaru 100% AMAN

Cara overclock processor perlu kamu ketahui jika kamu ingin meningkatkan performa dari processor yang kamu miliki sekarang, entah itu baru maupun yang sudah kamu gunakan selama bertahun-tahun.

Secara sederhana, overclock adalah proses meningkatkan nilai clock dari sebuah processor, membuatnya bekerja pada kecepatan yang lebih tinggi daripada setelan pabriknya. Meskipun terdengar sangat sederhana, overclock bukan tidak mungkin untuk dilakukan, namun prosesnya bisa dibilang cukup rumit dan panjang.

Semakin jauh kamu mendorong performa processor, maka semakin besar pula voltase yang dibutuhkan. Tanpa suplai daya yang cukup, processor tidak akan bisa bekerja dengan lebih cepat. Nah, jika voltase meningkat, maka suhu atau temperatur juga akan meningkat sehingga kamu juga harus berhati-hati agar tidak membakar processor milikmu.

Cara Overclock Processor

Ada banyak alasan yang membuatmu ingin mengetahui cara overclock processor. Tapi secara umum, kamu akan mendapatkan kinerja komputer yang lebih baik jika sudah melakukan overclock dengan benar, terutama bagi yang mengerjakan tugas berat seperti mengedit video, render grafis 3D, dan juga untuk bermain game.

Cara Overclock Processor

Memang bagi para penggemar kegiatan ini, overclock akan sangat menyenangkan untuk dilakukan. Layaknya mengutak-atik mesin mobil untuk bisa mendapatkan performa yang paling ngebut. Namun perlu diketahui juga, overclock memiliki risiko yang cukup tinggi di mana komponen yang kamu overclock bisa saja berkurang usia pakainya atau malah mati total jika terjadi kesalahan. Jadi jika kamu belum siap untuk menghadapi konsekuensi yang mungkin terjadi, maka sebaiknya kamu tidak melanjutkan kegiatan ini.

Untuk membantumu memonitor kondisi processor selama proses overclock, kamu bisa menggunakan sebuah program yang disebut CPU-Z. Program ini akan menunjukkan kecepatan clock, voltase, dan banyak lainnya. Jadi program ini akan membantumu untuk mengetahui apakah pengaturan yang kamu aplikasikan nantinya berjalan dengan mulus.

Selain itu kamu juga membutuhkan program yang disebut Prime95, LinX, dan/atau AIDA64. Kamu perlu salah satu atau semua program tersebut untuk menjalankan stress test terhadap processor dan memastikan kondisinya stabil. Stress test akan menguji processor ke performa tertinggi sehingga kamu bisa melihat apakah komputermu akan mengalami crash atau terlalu panas.

Terakhir dan tak kalah penting, kamu bisa mengunduh program RealTemp. Program ini akan membantumu memonitor suhu dari processor selama kamu menjalankan stress test. Dengan begitu kamu bisa tahu seberapa panas processor tersebut. Nah simak langkah-langkah berikut untuk mengetahui cara overclock processor.

1. Jalankan Stress Tess pada Pengaturan Default

Hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah dengan masuk ke mode BIOS, atur semua hal ke default, dan jalankan stress test untuk memastikan bahwa semuanya berjalan dengan lancar pada kecepatan bawaannya.

Baca Juga  Bagaimana Cara Masuk Safe Mode Windows 10 Lewat BIOS?

Untuk masuk ke BIOS, kamu bisa restart komputermu. Pada kondisi booting, tekan tombol yang membuatmu masuk ke BIOS. Tombol tersebut pada umumnya adalah F2 atau Delete. Jika tidak bisa, baca kembali buku manual motherboardmu untuk mengetahui bagaimana cara masuk ke BIOS.

Cara Overclock Processor

Dalam BIOS, cari tombol yang bertuliskan “Load Optimized Default”. Penamaan tombol tersebut bisa berbeda tergantung motherboard yang digunakan, jadi cari yang artinya sama. Tekan tombol tersebut untuk mengembalikan pengaturan ke pengaturan default. Jika sudah, simpan pengaturan dengan menekan “Save and Reebot” atau semacamnya.

Jika sudah, komputer akan merestart. Masuk ke Windows kemudian jalankan AIDA64 lalu klik pada tombol “Stability System Test”. Beri tanda centang pada semua boks di bagian sudut kiri atas, dan jalankan test-nya. Biarkan prosesnya berjalan untuk beberapa jam untuk memastikan bahwa komputermu bekerja secara stabil pada pengaturan default. Jika sudah selesai, klik tombol Stop.

2. Naikkan Multiplier

Nah di sini proses cara overclock processor yang sesungguhnya dimulai. Sebenarnya kamu bisa googling dan mencari tahu bagaimana settingan yang digunakan oleh orang lain di komputer mereka. Namun ada baiknya jika kamu mencari tahu sendiri settingan terbaikmu dengan cara memulai dari kecepatan clock dasar dan menaikkannya sedikit demi sedikit. Mungkin memang akan memakan waktu lebih lama, tetapi kamu bisa memastikan hasil overclock yang stabil untuk komputermu secara spesifik.

Nah, masuk kembali ke BIOS dan buka pengaturan overclocking yang ada di dalamnya. Beberapa BIOS menyebutnya dengan “Overclocking Setting” atau ada juga yang menyebutnya “CPU Tweaker” dan lain-lain.

Cara Overclock Processor

Temukan pengaturan yang disebut dengan CPU Multiplier atau CPU Ratio. Saat ini mungkin pengaturan tersebut diset pada “Auto”. Kamu bisa menggantinya ke satu nilai di atasnya dengan cara menekan enter atau mengetikkan nomor (tergantung BIOS masing-masing). Jika kamu tidak tahu berapa angka default-nya, biasanya angka tersebut ada pada bagian atas dari halaman Overclocking Settings. Sebagai contoh, processor dengan nilai multiplier default 34 atau 3,4 GHz bisa dinaikkan menjadi 35 untuk langkah pertama.

Jika sudah, simpan pengaturan, keluar dari BIOS, kemudian restart dan masuk ke Windows lalu lanjutkan ke langkah selanjutnya.

3. Jalankan Stress Test pada Processor

Kini dengan kamu sudah meng-overclock processor, meskipun hanya sedikit, kamu bisa menjalankan stress test dan cari tahu apakah settingan yang sekarang ini cukup stabil.

Cara Overclock Processor

Untuk menjalankan stress test, kali ini kamu membutuhkan tiga program yakni CPU-Z, Real Temp, dan LinX. CPU-Z digunakan untuk melihat apakah setinggan yang kamu lakukan di BIOS tadi sudah teraplikasikan, terutama di bagian multiplier. Real Temp bisa membantumu memonitor suhu ketika menjalankan stress test. Sedangkan LinX digunakan untuk menjalankan stress test.

Baca Juga  Cara Memasang VGA atau Kartu Grafis di Komputer (Siap Main Game!)

Atur LinX untuk berjalan sebanyak 20 kali dan kemudian klik “Start”. Selama proses berjalan, awasi suhu processor apakah ada kenaikan suhu secara drastis. Kemudian, hasil tes tersebut bisa dibagi menjadi tiga:

  • Jika stress test berakhir dengan mulus dan suhu yang aman, ulangi langkah kedua dan naikkan multiplier satu tingkat lagi.
  • Jika laporan stress test menunjukkan error di tengah prosesnya, atau bahkan komputermu mengalami crash atau blue screen, bisa jadi itu artinya voltase tida mencukupi. Lanjut membaca jika hal ini terjadi.
  • Jika suhu processor terlalu tinggi atau di tingkat yang berbahaya, maka di situlah batasnya. Suhu maksimal yang bisa kamu jadika sebagai batasan bisa berbeda-beda tergantung pada kemampuan processor milikmu (bisa kamu cari tahu lewat Google). Hanya saja perlu diingat bahwa semakin tinggi suhu dan voltase, maka akan semakin tinggi pula risiko kerusakan pada processor.

4. Menaikan Voltase

Apabila stress test yang kamu jalankan ternyata gagal atau blue screen, jangan khawatir. Itu mungkin artinya processor milikmu hanya kekurangan pasokan daya atau voltase untuk bisa berjalan secara stabil. Jika demikian, kamu bisa menaikkan voltasenya.

Cara Overclock Processor

Masuk kembali ke BIOS dan buka Overclocking Settings. Di situ temukan opsi “CPU Core” atau “Vcore”. Naikkan nilainya sedikit dari nilai standarnya. Untuk amannya, kamu bisa menaikkan sebesar 0.05. Misal nilai awalnya adalah 1.2000, maka naikkan menjadi 1.2500.

Jika sudah, simpan pengaturan tersebut dan restart kembali komputermu. Selanjutnya ulangi langkah ketiga. Kami ingatkan kembali, semakin tinggi voltase yang kamu naikkan, maka akan semakin tinggi pula suhu yang dihasilkan. Oleh karena itu perhatikan betul-betul suhu yang ditunjukkan selama proses stress test berlangsung.

5. Lakukan Percobaan Berulang

Di sini kamu hanya perlu melakukan langkah kedua hingga keempat sampai kamu menapatkan kondisi overclock yang paling stabil yakni dengan voltase dan suhu yang aman. Jika kamu sudah mendapatkan settingan yang pas, kamu bisa merestart komputer dan menjalankan satu kali stress test yang terakhir untuk memastikan kembali.

Silahkan Nikmati Performa yang Baru

Nah setelah mengetahui cara overclock processor, kini kamu bisa menggunakan komputermu seperti biasa. Perlu diketahui bahwa ini adalah cara mendasar untuk overclock processor bagi para pemula. Jika kamu sudah menikmati performa baru daru processor milikmu, maka bagus, artinya proses overclock berjalan lancar. Kini kamu bisa mengerjakan tugas atau bermain game dengan potensi processor terbaik.

Leave a Comment