Fungsi Firewall pada Jaringan Komputer (Penjelasan Lengkap)

Dalam dunia internet, sering kali kita mendengar istilah firewall. Akan tetapi kamu tahu fungsi firewall?
Pada artikel Laptopnesia kali ini, kami akan membahas fungsi firewall beserta dengan penjelasannya.

Fungsi Firewall 1

Pada dasarnya firewall merupakan sistem pengaman jaringan yang memonitor dan mengontrol lalu lintas jaringan yang keluar dan masuk berdasarkan peraturan-peraturan pengamanan yang sudah ditentukan.

Firewall mendirikan batasan antar jaringan internal yang terpercaya dengan jaringan eksternal seperti internet. Firewall sangat penting karena memiliki fungsi memberikan perlindungan terhadap aset digital dari suatu pihak dari serangan hacker atau orang yang tak bertanggung jawab.

Biasanya firewall digunakan untuk suatu perusahaan agar mengamankan aset digital mereka. Bisa disimpulkan, firewall memiliki peranan penting dalam koneksi internet. Untuk selanjutnya kami akan membahas lebih lengkap apa itu dan fungsi firewall. Jangan lewatkan ya.

Fungsi Firewall pada Jaringan Komputer (Sejarah Firewall)

Secara definisi firewall merupakan sistem keamanan jaringan komputer yang berfungsi untuk mengkontrol lalu lintas jaringan yang masuk dan yang keluar. Istilah firewall berasal dari sebuah tembok yang menghalangi api di dalam bangunan.

Selain itu, istilah ini merujuk pada struktur yang sama seperti lembaran metal yang memisahkan kompartemen mesin sebuah kendaraan atau pesawat dari kompartemen penumpang.

Istilah ini digunakan akhir 1980an untuk teknologi jaringan yang muncul ketika istilah internet masih baru muncul. Ada tiga generasi dari firewall.

1. Generasi pertama

Generasi pertama dari firewall jaringan disebut juga sebagai packet filter. Packet filter bertugas menginspeksi paket yang ditransfer diantara komputer.

Baca Juga  Review GTA V PC (Grand Theft Auto V), Tetap Eksis Tetap Asyik

Fungsi Firewall

Ketika sebuah paket tidak cocok dengan seperangkat packet filter, packet filter meletakan atau menolak paket lain yang lewat. Packet mungkin disaring dengan sumber dan alamat jaringan, protokol, sumber dan nomor port.

2. Generasi kedua

Generasi-kedua firewall bekerja seperti pendahulunya, namun juga menjaga hubungan spesifik antara titik ujung dengan mengingat nomor port mana yang digunakan dua alamat IP pada lapisan 4 dari model OSI dari hubungan mereka yang memungkinkan pemeriksaan semua pertukaran antara simpul-simpul.

3. Generasi ketiga

Marcus Ranim, Wei Xu, dan Peter Churchyard, pada bulan Oktober 1993, meluncurkan sebuah aplikasi firewall yang dikenal sebagai Firewall Toolkit (FWTK).

Ini menjadi basis dari Gauntlet firewall pada TIS (Trusted Information System). Manfaat utama dari lapisan penyaring aplikasi adalah ini dapat memahami aplikasi dan protokol tertentu seperti File Transfer Protocol (FTP), Domain Name System (DNS), Hypertext Transfer Protocol (HTTP). Fungsi firewall ini adalah mendeteksi aplikasi yang tidak diinginkan.

Setelah mengenal sejarah firewall, kami akan membahas fungsi firewall lebih mendetil.

Fungsi Firewall

Sebelum mengetahui apa fungsi firewall, alangkah lebih baiknya memahami dulu atribut pentingnya. Ada tiga atribut penting dari firewall, diantaranya:

  1. Semua jaringan komunikasi melewati firewall.
  2. Cuma lalu lintas resmi yang diperbolehkan firewall.
  3. Firewall memliki kemampuan untuk memberi pengamanan terhadap serangan-serangan yang ada di internet.

Pada dasarnya fungsi firewall adalah untuk mengontrol dan memonitor arus data yang mengalir di jaringan. Bisa disimpulkan firewall memiliki fungsi untuk mengatur, memfilter, dan mengontrol lalu lintas data yang diizinkan untuk mengakses jaringan privat yang dilindungi. Ada beberapa kriteria data yang firewall perbolehkan untuk lewat, antara lain:

  1. Port TCP/UDP sumber dari sumber.
  2. Alamat IP dari komputer sumber.
  3. Alamat IP dari komputer tujuan.
  4. Informasi dari header yang disimpan dalam paket data.
  5. Port TCP/UDP tujuan data pada komputer tujuan.
Baca Juga  Rekomendasi 6 Laptop ASUS ROG Termurah dan Terbaik

Firewall melakukan autentikasi pada akses jaringan. Di samping itu, aplikasi proxy firewall mampu untuk mendeteksi protokol tertentu secara spesifik.

Selain itu, firewall memiliki manfaat. Setelah mengetahui fungsi dari penggunaan firewall, kami akan menjelaskan apa manfaat firewall.

Fungsi Firewall (Manfaat Firewall)

Firewall sendiri memiliki manfaat-manfaat, berikut manfaat dari firewall:

  1. Sebagai filter yang juga digunakan untuk mencegah lalu lintas tertentu yang mengalir ke subnet jaringan. Pencegahan ini berguna untuk mencegah pengguna berbagi file. Manfaat ini sangat diperlukan untuk perusahaan besar atau korporat.
  2. Untuk menjaga informasi rahasia yang berharga, seperti FTP (File Transfer Protocol) dari jaringan komputer yang dikendalikan firewall. Hal ini sangat berfungsi untuk mencegah pengguna mengirim file secara sengaja atau tidak sengaja rahasia ke pihak lain.
  3. Memodifikasi data yang datang dari firewall. Proses ini disebut juga sebagai NAT (Network Address Translation).
  4. Memberikan akurasi data seperti spesifikasi produk, harga produk, dan informasi keuangan yang sangat penting bagi bisnis kamu.

Leave a Comment